Warta Pesan SAAT

Archive for the ‘berita antar alumni’ Category

Alumni Yang Berpulang ke Sorga Lebih duluan:

  1. Diberitahukan kepada rekan-rekan Alumni SAAT  bahwa telah dipanggil pulang ke rumah Bapa di sorga,  Pdt. Magdalena Walangitan  ( Lulusan 1971 ) pada hari Jumat, 29 Agustus 2008. Jenazah disemayamkan di rumah duka  Pastori GMIM Bethel Teling Atas Manado.
  2. Telah kembali kepangkuan bapa Sorgawi Ibu Ev. Salome Wijaya (masta 1968) pada tanggal 29 Mei 2008. Malang.
  3. Telah kembali ke pangkuan Bapa di Surga alumni kita, Pdt Titus Laiman mantan Gembala GKA Trinitas, Surabaya. kontak isterinya, no hpnya : 08165451023
  4. Hari ini tgl 06 September, Pk.14.55 telah dipanggil pulang ke rumah Bapa di sorga dosen kita yang tercinta DR. Mary Go.
  5. Telah berpulang ke rumah Bapa, Ev.Lisa Veronika Putro, S.Th. pada hari Sabtu tgl 20 Sep 2008 pk. 00.015
  6. Telah pulang ke Rumah Bapa Sorgawi Pdt.Elijah Siauw ( Masta 1960)pada hari Senin, 2 Pebruari 2009. Pk. 13.35 Pemakaman pada hari Kamis, 5 Pebruari 2009. Pk. 09.00 berangkat dari GKKK Tenggilis Mejoyo menuju Pemakaman Keputih Surabaya.
  7. Telah berpulang ke rumah Bapa Sorgawi Ibu Ev. Rachel A Suciptp (masta 1970) pada tanggal 15 Februari 2009, terakhir pelayanan di GKI Jemaat Mawar Saron Semarang

UCAPAN TERIMA KASIH DARI KELUARGA ALM PDT. ELIJAH SIAUW.

Mewakili keluarga Alm Pdt. Elijah Siauw kami menyampaikan terima kasih yang sedalam – dalamnya untuk Kasih dan perhatian, doa serta bantuan secara moril maupun materil yang diberikan selama almarhum sakit sampai dipanggil oleh Bapa di surga.Terima kasih untuk semua alumni SAAT dimanapun berada yang tidak dapat kami sebut satu persatu. Tuhan yang akan membalas semua kebaikannya.

Doakan terus keluarga kami.

KELUARGA ALM PDT.ELIJAH SIAUW.

Salam : Pdt. Jantje Hariawan ( Rekan sepelayanan alm Pdt.Elijah Siauw di GKKA Indonesia Jemaat Tenggilis Mejoyo Surabaya )

Beberapa komentar Alumni Surabaya.

Pdt Elijah Siauw adalah salah satu dari sedikit alumni angkatan lama yang rajin datang dalam Persekutuan Doa alumni di Surabaya. Bukan hanya hadir, tetapi juga bersemangat kalau ada forum tanya jawab; apalagi kalau sudah bicara tentang PDI Perjuangan. Tuhan Yesus yang telah memberikan kesetiaan kepada beliau, dan yang telah merintis GKKKA Tenggilis Mejoyo dengan berhasil baik..

Beliau orang yang kuat, tegar, pekerja keras, mau bergaul dengan siapapun dari muda sampai tua, terbuka, juga pandangan politiknya dikatakan secara terbuka pula, rendah hati, selalu merasa tidak bisa dan terus belajar. Segenap Alumni pasti akan mendoakan segenap anggota keluarga yang ditinggalkan dan kami percaya segenap keluarga pasti bangga mempunyai suami, papa, engkong yang setia dalam pelayanan. Selamat jalan dan selamat tinggal bersama dengan Tuhan Yesus.

Yang Telah Berpulang ke Sorga Keluarga:

  1. Ibunda dari Pdt. Hendra Rey (Mertua dari Ev. Esther Junita Rey-alumni MK 2002) telah dipangil pulang ke rumah Bapa.
  2. Telah meninggal dunia ayahanda Ev. Kezia Lawira (Masta 96?) di Garut
    pada tanggal 19 September 2008.
    HPnya no. 0816-4291995
  3. Telah pulang ke rumah Bapa, Jumat 26/09/08 jam 15.00, Ibu Tjong Tjo Moi (
    ibu mertua Pdt. Vonny Samuel, Magelang: hp +6281328701839 )
    Dikremasi tgl 30/09/08,
  4. Ibunda dari Ev. Anik Mulyati (Masta 93), mertua dari Ev. Jeffrey P. Tuwo (Masta 93) telah pulang ke rumah Bapa.
  5. Berita bahagia, ayahanda Ev.Prapti (masta 84) telah kembali kepada Bapa di Surga, telah dikebumikan hari Rabu 22 Oktober, 2008.
  6. Telah meninggal dunia Ayahanda dari Ev. Martin/mertua dari Ev.Mary (masta 98) di Palembang pada hari Rabu 15 Oktober 2008 pk 17.30 WIB di usia 75 tahun. no hp Ev.Martin/Ev. Mary: 081532855744.
  7. Pada hari minggu 23 Nopember 2008 telah berpulang Bpk LIM A TANG (87th) Ayahanda Pdt Liem Ie Liong / Elianto Setiawan (Masta 84) hp. 0815 8608 3888 atau 0815 9658 709 di Rumah Duka Atmajaya, Jakarta..
  8. Ayahanda Pdt. Hennky Suryantio, Bpk. Halim Suryantio telah dipanggil kembali ke pangkuan Bapa di surga pada hari Minggu tgl.21 Des.2008 dalam usia 90 tahun 3 bulan. email: pdthenky@yahoo.com atau HP:011510-284-7376.
  9. Telah kembali ke rumah Bapa di Surga Ibunda terkasih dari Ev.Thio Hui Fong
    (masta 1981), tgl.18/2/2009, di Samarinda, dalam usia 83 tahun.
    kontak, Hp Hui Fong:08164885335.
  10. Telah kembali kepangkuan Bapa Sorgawi ayahanda dari Tatang Muliadi (mahasiswa) Ayah mertua dari Ev. Laura B.Kiolol (masta 1995) pada tgl 18 Juni 08 yang lalu di Bandung.
  11. Telah meninggal dunia pada tgl. 6 Jan.09 di Bandung, Ibunda dari Ev. David
    Santoso Kosasih (1992) yang bernama Almarhumah Yapinah pada usia 70 tahun,
    Telah meninggal dunia Ibunda dari Ev. Elizabeth Yonathan (masta 1960) pada tgl 19 Februari 2009. (Saat ini Ev. Elizabeth Yonathan berada di USA)
  12. Ayahanda dan mama dari Pdt. Francis C TJIOE (masta 1983) telah kembali kepangkuan Bapa Sorgawi dalam selang waktu yang dekat.

Ini surat Pdt.Francis C TJIOE (Chandra) saat ini pelayanan di Amerika –kota?)

Saya baru saja terima telp Pdt. Saumiman dan segera melihat ada yang
dipostingkan di Pesan SAAT. Terimakasih untuk perhatiannya
. Sebenarnya Papa juga baru berpulang sebelum Natal kemarin (Natal 2008) dan sekarang Mama. Kabar ini benar-benar mengejutkan dan saya di Amerika tidak bisa berbuat banyak.

Adik bungsu saya adalah guru dan sedang sakit Tiphus, kakaknya sedang sibuk mengajar di Seminari, dan tinggal seorang adik laki-laki saya yang kalang-kabut untuk menangani semua urusan. Syukur, beberapa sahabat majelis akhirnya terlibat untuk membantu berbagai urusan. Papa meninggal saat sedang tidur dan ternyata serangan jantung (belum pernah ada indikasi apapun sebelumnya) dan meninggalnya Mama diawali dengan muntah-muntah, lalu gula darahnya menjadi drop … segera dilarikan ke rumah sakit, ternyata saat diperiksa dia sudah berpulang.

Selamat jalan … Mama dan bertemulah dengan Papa dalam kebahagiaan abadi bersama Sang Pemelihara Hidup.

13. Kami sampaikan bahwa Ibunda tercinta dari Ev. Bagia Sulianto (masta 1995)
( ibu mertua Ev. Grace Susanti Sulianto( Masta 1998) yang bernama Almh Tan
Hian Nio dalam usia 69 tahun meninggalkan dunia  tgl. 22 Feb 09 dikebumikan
tgl 24 Feb 09.kami segenap pengurus menyampaikan simpati kami. Pada
kesempatan selesai rapat tgl 23 Februari 09 siang, kami pengurus pusat dan pengurus Jawa Tengah menyempatkan diri menyenguk Sdra Ev. Bagio S. Di rumah duka Semarang.

14. Ayahanda Pdt. Haniel Handoyo (masta 1980) pelayanan GKI Pengampon Cirebon
telah meninggal dunia pada tgl. … di Semarang. Segenap Alumni menyampaikan
turut bersimpatik atas meninggalnya papa tercinta.

15. Kami sampaikan bahwa Mama Mertua Pdt. Lukas Kustedjo (pelayanan di Gepembri
Pekalongan masta 1985) telah meninggal dunia, kebaktian pelepasan tgl 20 Februari, Jumat jam 9. pagi. kami pengurus pesansaat pusat menyatakan turut berduka Tuhan
Yesus kiranya yang memberikan penghiburan.

Yang Lahir Ke dalam Dunia

1. Pdt Tikijo dan Ev Sucimaya, pada hari ini 28/8/08 jam 06.53 telah dikaruniai Tuhan anak ketiga yang diberi nama Musa Theophilus Triputra Hardjowono. Ibu dan anak dalam keadaan sehat.

2. Bersyukur pada Tuhan karena pada tgl 3 September 2008, pkl. 08.04 di RSAB. Harapan Kita, telah lahir seorang putra pertama dari Ev. Hadi S dan Ev.Ester Juliet yang bernama SHALACHNI MATHETEUO AD DOMINI GLORIAM.  Mama dan bayi dalam keadaan sehat. HP Ev. Hadi S : 085256183863

3. Telah lahir putra pertama dari Ev.Yogas & Ev. Astuti (Masta 1992) (pelayanan di GKY Pondok Indah Jakarta). Yang diberi nama Ernest Nathanael Wiguna. Lahir pada hari Sabtu,13 September 2008 di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta. Untuk kontak langsung di hp Ev.Astuti 08179202929

4. Selamat kepada Ev. Andreas Hauw (masta 1994) yang telah menerima karunia seorang putra (anak ke 2 ) pada tgl 4 Okt.08 yang diberi nama Gabriel Christopher Hauw.

5. Kami sampaikan dan mengucapkan selamat buat Ev.Ayub Wahyono pelayanan di
IPEKA Puri Jakarta yang tgl. 7 Okt 08 yang lalu telah menjadi seorang ayah dan Maria telah menjadi ibu. Anak yang manis ini diberi nama: Charistheo Fiducia Christo (Terjemahan bebasnya kira-kira: Anugerah Allah yang beriman pada Kristus).

6. Berita bahagia dan mengucapkan selamat kepada Pdt Suriawan Edhi &
istri (GKI Modernland Tangerang) bahwa hari Rabu pagi pk 5.35 telah lahir putri ke 2 dengan berat 3,7 Kg yang diberi nama Vanessa . Selamat Berbahagia.

7. Keluarga Ev. Hendrikus P.Talaumbanua (Masta 1993) dengan Sianny L.(Masta 1993) kembali dikaruniakan seorang anak lelaki (putra ke 2) pada tgl. 20 Februari 2009. Jam 09.15. Berat badan 3.250 gr.

8. Selamat buat Ev. Rustam Krisnadi (masta 1999) yang tanggal 24 Desember 2008 lalu telah dikaruniakan seorang putra yang diberi nama Joshua Marcello Rustam,

9. Selamat buat Ev. Amirrudin Zalukhu ( masta 2000) dengan Ev. Renika Daeli Zalukhu (masta 2000) telah dikauriakan seorang putra pada tgl 13 Sept.08. Saat ini kedua Saudara kita melayani di Gereja Kristus Petamburan Jakarta.

10. Kami sampaikan SELAMAT buat Ev. Lydia Karmila Sari ( Mast 00) dengan Stanley
Dharmawan Wijaya yg telah dikaruniakan seorang gadis cilik yang cantik diberi
nama Monika Dharmawan Wijaya pada tgl 24 November 2008 lalu,

Emeritasi

1. Hari Jumat, 29 Agustus 2008 jam 5 sore bersamaan dengan WISUDA di kampus KASIN SAAT, rekan kita Pdt. Buby M. Ticoalu (Masta 1973) di emiritasi.

2. Pada tanggal 17 Agustus 2008 bertempat di Gereja Kristus Yesus Mangga Besar, telah dilakukan kebaktian Emeritasi untuk Pdt. Albert Tan.

3. Pada tanggal 29 Agustus bersamaan dengan HUT STT Amanat Agung ke 11 dan upacara wisuda, telah dilakukan kebaktian Emeritasi untuk Pdt. Dr. Paulus Daun, M.Th..
4. Pdt. Ruth Ang (Masta 1964) pelayanan GKI Tasikmalaya telah memasuki masa Emeritus tgl 24 Oktober 2009

5. Pdt. Andereas Hadi Simeon M.Th telah di emeritasi pada tgl 17 Nov 2008 Pk.18.00 dI GKI Bungur Besar, Jakarta.

Pindah Ladang Pelayanan

1).Ev.Sonny Tunggamoro Putra (Masta 2002) dan Mrs. Magdalena H.Triyanti
Putra (Masta 2002) sebelumnya melayani di Gereja Kristen Kalam
Kudus, Jl.Pasundan 78 Bandung saat ini melayani di Kartidaya-Purwokerto,Jawa Tengah.

2). Ev.Amirrudin Zalukhu (Masta 2000) dan Mrs.Renika Daeli Zalukhu (Masta 2000) yang sebelumnya study lanjut di STT Institut Alkitab Tiranus (Selamat ya atas keberhasilannya dan kelahiran anaknya red-) Bandung, saat ini Pelayanan di Gereja Kristus Petamburan, Jl.K.S.Tubun No.2. Petamburan, Jakarta. (e-mail: rudhi_2000@lycos.com)

3). Ev.Nova Sorta Uli Manullang(Masta 1990) saat ini melayani di Gereja Kristen Kalam Kudus, Jl.Pasundan 78 Bandung)

Penahbisan Pendeta.

1. Simon Petrus Agus Wahyudi. STh (masta 2000), 32 tahun,  telah di tahbiskan ke dalam jabatan Pendeta Muda di Sinode GKMI, Minggu, 21 September 2008. Ev. Hernadi Kurniawan (masta 200..) selaku sekretaris Persekutuan Alumni SAAT Jateng-DIY, hadir untuk menjadi saksi sejarah atas pentahbisan rekan  se almamater. sekaligus pada waktu yang sama ditahbiskan sebagai Gembala dari jemaat GKMI Pniel, Ambarawa. Selamat bagi Pak Simon sekeluarga, selamat melayani dan mewujudkan “Wajah Allah” (=Pniel) melalui pelayanan Anda di Ambarawa. Hp Pdm. Simon Petrus: 085640284038

2.Sinode Gereja Kristen Kalam Kudus pada tanggal 20 Oktober 2008 telah melaksanakan Kebaktian Penahbisan Pendeta di Jajapura, atas Ev Yeremia Suebu (masta 1985) ( no hp 081248076156).

3. Acara Penahbisan GI. Joni Chang (masta 1991) ke dalam jabatan Pendeta Gereja Pemberita Injil (Gepembri) Kemurnian untuk pelayanan di Pos PI Daan Mogot Baru. Telah dilaksanakan Sabtu 22 November 2008 Pukul 17.00 WIB di Gepembri Pos PI Daan Mogot Baru, Perumahan Daan Mogot Baru Blok LC no.9-10 Jakarta Barat. No HP Pdt. Joni Chang 08161302415.

4. Pada tanggal 1 Desember 2008 Jam 18.00 telah diselenggarakan Kebaktian Penahbisan Pendeta bagi Ev. Lie Nah, di GKI Jalan Pernagaan No.1 Jakarta-11220.

5.Ev.Rahmat Zakaria Mustika (masta 1990) telah ditahbiskan kedalam jabatan Pendeta Gereja Kristen Indonesia Jemaat Residen Sudirman Surabaya. Pada tgl 15 Desember 2008 via telpon 031-3895166

6. Pada tanggal 6 Maret 09 Ev. Philipus Sarwom (Masta 1980) ditelah ditahbiskan kedalam jabatan Pendeta GIDI pada saat sidang raya Sinode GIDI di Jajapura Papua.

Yang selalu perlu didoakan.

1. Tahun lalu 2008 (lupa bulannya) Pdt Hendra Arifin (masta 1966) melayani di GKKK Jogya), telah menjalani operasi pengangkatan salah satu ginjal karena terbungkus dan lengket dengan tumor. Saat ini telah sehat kembali dan melayani namun masih perlu doa-doa orang-orang benar agar pemulihan kesehatannya optimal. Operasi di lakukan di Semarang.

2. Pdt. Nathanael Channing (masta 1980) GKI Sulung Surabaya, Jatim doakan agar kesehatannya segera pulih setelah mengalami sakit angin duduk tgl. 8 Feb.2009.

3. Doakan Ev. Dany Kurniawan (masta 1989) yang mengalami serangan stroke pada tgl 24 Feb.09 yang lalu, saat ini dalam perawatan.

4. Alumni-alumni yang telah lanjut usia, yang lemah psysik, yang hidup sendirian.

Olce sangat mengharapkan Alumni sekalian tetap memiliki hati yang setia
dalam melayani Tuhan, (Cung Sin). Jangan cau-cau nau-nau, artinya buat ribut
di gereja. Olce memberikan contoh seperti Pdt. Ruth Ang di GKI Tasikmalaya
yang baru emiritus. Disatu tempat melayani Tuhan dengan setia selama 40
tahun.

Suasana pertemuan sangat riang dan semua merasa senang karena masih dapat
bertemu dan melepas rindu pada Olce. Dalam pertemuan Olce hanya
mengekpresikan kesenangannya tampa banyak komentar. Bagi kami pengurus  baik
pusat atau Jabar yang masih merasakan masa Olce sangat berkesan Olce
bagaikan orang tua,  melebihi dosen yang mengajar di kelas. Teladannya,
kegigihannya, hikmatnya dalam membina mental mahasiswa sekalipun hanya
sekilas tetapi meninggalkan kesan yang mendalam.

Klik beberapa potret di bawah ini :

Di depan rumah Olce

Di depan rumah Olce

Foto Bersama dengan Olce

Foto Bersama dengan Olce

Wawancara dengan Olce

Wawancara dengan Olce

Beberapa Alumni dan Olce

Beberapa Alumni dan Olce

Pdt Yusman Liong dan Olce

Pdt Yusman Liong dan Olce

Pdt Tjhay Suk Hui dan Olce

Pdt Tjhay Suk Hui dan Olce

Pdt. Andrew Thea dan Olce

Pdt. Andrew Thea dan Olce

Pdt Jo Lukas dan Olce

Pdt Jo Lukas dan Olce

Senin, 10 Nopember 2008 persekutuan alumni SAAT di Surabaya & sekitarnya berlangsung di Fu Yuan, Restaurant Mex Building.  Acara ini seharusnya berlangsung di malam hari, tetapi terpaksa digeser ke pagi hari.  Akibatnya, tidak banyak alumni yang dapat hadir.  Alumni yang hadir sekitar 25 orang.  Acara ini menghadirkan Charles Honoris, seorang Kristen muda yang menjadi caleg DPR RI dari PAN, dari daerah pemilihan Surabaya dan Sidoarjo. PAN adalah partai yang menggunakan suara mayoritas untuk menentukan siapa calegnya yang melenggang ke Senayan, dan bukan no urut calon.

Dialog berlangsung cukup seru antara alumni dan Charles Honoris.  Pertanyaan berkisar tentang : mengapa memilih PAN di tengah citra partai ini yang kurang baik di mata sebagian orang Kristen, apa dan bagaimana mempersiapkan diri dalam proses pencalegan ini, dan apa yang menjadi targetnya seandainya terpilih sebaai anggota DPR RI.  Profil Charles Honoris bisa di baca dalam tulisan yang dimuat di harian Surya berikut ini.

Chales Honoris

peserta1

Charles Honoris, Dunia Politik Menjadi Impiannya sejak Kecil

Harian Surya, Saturday, 27 September 2008

Dunia politik kekinian memang menyajikan sebuah keunikan. Banyak politisi yang dicibir dan dicerca. Taksedikit yang dibui karena korupsinya terkuak. Namun masih banyak yang mengincarnya demi memperjuangkan sebuahnilai dan idealisme. Semangat itulah yang nampaknya masih menggelora di dada Charles Honoris. Pemuda berusia 24 tahun lulusan

Department of Political Science and Law, International Christian University, Jepang itu justru memberanikan diri melawan arus. Ia mendaftar sebagai caleg DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) di Dapil I, Surabaya-Sidoarjo.

“Saya punya prinsip, untuk memperbaiki berbagai kondisi carut-marut yang terjadi di negara ini harus lewat Senayan,” kata Charles, anak kelima dari enam bersaudara ini, Jumat (26/9)

Charles, demikian ia biasa disapa pernah memiliki karier cemerlang di dunia hukum. Ia banyak menangani kasus-kasus hukum utamanya mengenai korporasi, perdagangan dan investasi luar negeri. Namun hasrat pria yang menguasai empat bahasa itu seolah belum terpuaskan sebelum berkiprah pada dunia politik praktis.

“Sejak kecil, saya memang tertarik terjun ke dunia politik. Pendidikan saya tentang hukum dan politik di Jepang mendukung langkah saya masuk dunia ini. Saya percaya terjun di dunia politik bukan pilihan salah,” ujar lelaki asal Jakarta ini.

Charles kecil memang lahir tengah keluarga pengusaha. Namun sejak SMP, ia justru mengambil politik sebagai kegemaran bacaan. Maka, tak heran, ketika Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir memberinya tawaran menjadi caleg, ia langsung menerima meski berada di nomor urut delapan. “Tak ada yang tak mungkin, termasuk di dunia politik,” tegas lelaki berdarah Tionghoa ini.

Untuk mencurahkan pemikirannya terhadap dunia politik, Charles membangun sebuah jejaring maya bertajuk Charles’ Op-Ed Articles. Di sana ia banyak menulis pikiran-pikirannya terhadap dunia politik, baik dalam negeri maupun luar negeri yang ditulisnya saat duduk di bangku kuliah. “ Obama di Amerika bisa memenangkan Pemilu, ini yang menjadi inspirasi bagi saya untuk menyeriusi terjun di dunia politik,” katanya.

Agar keinginannya meraih kursi di Senayan terwujud, Charles sudah menyiapkan segalanya. Mulai dari aksi soal hingga berbagai model pendekatan. “Asal kompetisi ini menjunjung tinggi sportifitas, dan fairplay, saya yakin mampu membantu PAN memenuhi target dua kursi dari Dapil I untuk DPR RI,” tandasnya./IMAM HIDAYAT

Pada hari Senin, 3 Nopember 2008, BPH Alumni SAAT Wilayah Jateng telah
mengadakan Persekutuan Alumni di Kudus. Di dalam gedung pertemuan
lantai III Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Kudus, para alumni
yang datang dari beberapa daerah (Solo, Ambarawa, Semarang, Blora, dan
Kudus sendiri) melakukan kegiatan persekutuan dengan acara khusus
“Curhat Di Antara Sesama Hamba Tuhan” yang dibawakan oleh Pdt. Em.
Charles Christano (mantan Gembala Jemaat GKMI Kudus) dan dipandu oleh
Pdm. Nindyo Sasongko. Acara yang interaktif itu, semacam Talk Show,
membuat peserta merasa betah sehingga tidak terasa kalau waktu telah
menunjukkan pk. 13.30 saatnya untuk makan siang. Setelah makan siang
bersama, giliran Kepala Suku alias Ketua Alumni Jateng, Pdt. Budi
Moeljono Reksosoesilo memberikan beberapa pengumuman. Acara yang
dimulai pk. 10.30 ini berakhir pada pk. 14.30.

Klik gambar untuk memperbesar.

Pada tanggal 22 Mei 2008 yang lalu kami pengurus Persekutuan Alumni Pusat yang terdiri dari ketua Ev. Tjhay Suk Hui, Pdt. Yusman & isteri  dan Pdt. Jo Lukas. Pagi jam 4.00 berangkat ke Jakarta – bandara Sukarno Hatta. Sampai di Pontianak kami dijemput oleh Sdra Ev. Kian Guan dan Ev. Seniman, hari sudah siang, panasnya kota Pontianak luar biasa 34 derajat Celcius. Maklum yang datang itu rombongan kota Bandung yang terkenal sejuk dan tidak pernah begitu panas, bayangin aja, begitu habis mandi keluar, badan sudah penuh keringat. Karena sudah lapar maka kami minta diantar ke Pondok Kakap, tetapi Saudara kita mengantar kami ke kampung Kakap.


Akhirnya ditengah jalan timbul kesadaran bahwa kita dibawa ke kampung bukan ke kota Pontianak. Untung Ev. Seniman baik hati mobil langsung tukar arah menuju Pontianak lagi, dapat dibayangkan siang hari di Pontianak yang panas, lapar, diajak berkeliling  waah luar biasa, begitu masuk pondok Kakap ketemu es teh, es jeruk ……rasanya segeer sekali.


Kemudian kami mencari hotel di jalan Gajahmada, kami ketemu Hotel Piony yang ber AC, sore hari dan malan kami jalan-jalan dikit istilah Malaysianya pusing-pusinglah di kota Pontianak. Kunjungan kali ini sungguh membuat hati Alumni bergembira sekalipun kami hanya ketemu 5 Alumni. Yang penting  kan arti dari perkunjungan yang menjadi berkat itu, kami sampaikan maksud kunjungan dan program Pengurus kepada Alumni dan semoga mereka juga dapat menyampaikan perkunjungan kami kepada yang lainnya.

Kesan kami, wilayah Kal-Bar cukup luas, dari satu ke kota ke kota lainnya cukup jauh jaraknya, yang dalam kota Pontianak saja jarang ketemu apalagi dengan yang luar kota, kalau sudah pelayanan, maka yang diingat hanyalah sibuk dengan jemaatnya Puji Tuhan.


Malam tgl 22 Mei 2008, kami mengadakan persekutuan di Gereja Santapan Rohani Indonesia, dan Alumni yang ada sangat berkesan baik dengan program persekutuan maupun kehadiran pengurus ke Pontianak. Pada kesempatan ini kami ada membawa buku alamat alumni, Alkitab Gideon, buku kotbah Mimbar Gereja, dan hadiah lain untuk alumni. Setelah selesai persekutuan Alumni, kami diundang santap malam oleh seorang jemaat dari Gereja Santapan Rohani Indonesia Pontianak yang di Gembalakan oleh Ev. Suryanti Wirjawan bersama suaminya. Jam 8.30 kami diantar ke terminal bus malam, dengan bus Super Eksekutif Setia Jiwana Sakti kami menuju Kuching Serawak.

Perjalanan ke Malaysia

Perjalanan ditempuh sepanjang malam, kami tiba di perbatasan Indoneia dengan Malaysia, Entikong, tanggal 23 Mei 2008 kurang dari pukul 04.00 pagi. Tanpa terasa kami sudah tiba di Serawak negara tetangga dekat yang masih serumpun. Karena baru jam 04.00 lebih, maka seluruh penumpang turun dan menunggu pukul 05.00 WIB, sedangkan Malaysia pukul 06.00. (Waktu Malaysia berbeda satu jam dengan Indonesia).

Kegiatan kantor Imigrasi Indonesia dan Malaysia diperbatasan dibuka pukul 06 waktu Malaysia sedangkan Indonesia pukul 05.00 pagi. Diperbatasan seluruh penumpang harus melalui pemeriksaan paspor, dan pemberian visa berlangsung cepat dan memuaskan hati kami karena tidak dikenai fiskal yang di daerah lain harus membayar paling sedikit Rp.500.000,00. seperti di Batam.

Sekarang perjalanan di lanjutkan menuju kota Kuching, kami tiba di kota pukul 08.30, oleh karena sewa taxi untuk keliling kota Kuching terlalu mahal, maka kami menunggu di terminal Kuching hingga agak siang barulah kami menuju Bandara Kuching. Kabarnya kota Kuching diberi nama Kuching karena permaisuri Serawak (dulu) senang memelihara kucing, sehingga kota tersebut diberi nama Kuching. Di kota terdapat banyak patung kucing yang besar atau yang kecil, tetapi kucing sendiri tidak terlihat berkeliaran di jalanan kota.


Pukul 14.30 kami dengan pesawat Air Asia menuju kota Kinabalu, mendarat pada pukul 16.30 Waktu Sabah. Di bandara Saudara kita Pdt. William Lo telah menunggu kami, langsung dibawa ke Wisma Basel Christian Church Malaysia, Sabah untuk pemondokan. Malamnya kami diajak untuk dinner bersama Alumni Sabah, yang hadir waktu itu ada 12 orang, Alumni daerah Sabah ( 6 orang) dan pengurus Alumni Pusat (3 orang), (3 orang lagi; isteri Pdt. Yusman, anak Pdt. Marunsai Dawai dan seorang misionari Tiongkok),selesai dinner kami menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan pengurus Alumni pusat di restorant tersebut. Malu juga sebenarnya, sebab setelah kami menyampaikan tentang Gerakan Peduli SAAT, para Alumni dengan sangat rela memberikan Dana Sukarela, demikian juga dengan iuran Alumni.

Tanggal 24 Mei 2008 kami diantar oleh Pdt. Wiliam dan Pastor Rajiman menuju terminal taxi menuju kota Tenom, perjalanan ditempuh lebih kurang 3-4 jam melewati lembah dan pengunungan Sabah, di sepanjang jalan kami melihat banyaknya gereja-gereja Katholik dan BCCM di daerah pedesaan, perkembangan gereja Katholik cukup baik. Jarak rumah yang jauh dari Gereja tidak menghambat iman untuk beribadah kepada Tuhan. Ketika Minggu siang selesai memimpin ibadah dalam perjalanan pulang kami boleh menyaksikan gereja-gereja dipenuhi oleh mobil-mobil jemaat yang diparkir dihalaman gereja. Mereka hadir dengan mobil, bukan dengan angkot.

Dapat dikatakan ”Jarak tidak menjadi penghambat untuk bertemu dengan Allah”, ketika kami berbicara mengenai perkembangan gereja di Sabah, terlihat umat Kristen yang berada di Sabah ingin menunjukan bahwa ”kami orang Kristen bukanlah umat yang minoritas di Sabah”. Karena itu ketika kami melihat di atas bukit terlihat bangunan yang ada salibnya, padahal daerah itu dipenuhi oleh pepohonan dan berada sedikit jauh dari pedesaan. Saudara yang berada di Manado atau Jayapura mungkin dapat membayangkan hal semacam ini, diatas bukit ada bangunan Gereja Tuhan.

Saya bersama Ev. Suk Hui melayani BCCM Tenom tempat Pastor Lucy Kumala bersama suaminya yakni Pastor Wong mengembalakan. Pada kebaktian bahasa Malaysia/ Indonesia yang dipimpin Ev. Tjhay Suk Hui dapat dikatakan hampir 100 an jemaat adalah orang dari Indonesia (para TKI,TKW). Kebaktian bahasa Malayu/Indonesia ini dirintis oleh Pastor Lucy Kumala. Sedangkan Pdt. Jo Lukas melayani di kota Kiningau, jemaatnya ada 300 lebih dan mereka hampir seluruhnya juga berasal dari Indonesia khususnya tanah Toraja. Selesai kebaktian suasana seperti para artis dikerubuti oleh fansnya demikianlah kami, khususnya Pdt. Jo Lukas yang dari Makasar, maka keluarlah bahasa rohnya Makasar ch ch ch ch, untung coto Makasar tidak ada, dih?


Pada Sabtu malam saya sempat melayani kebaktian rumah tangga di keluarga seorang Penatua yang juga ketua Majelis BCCM bahasa Malayu/Indonesia, rumahnya sedikit jauh dari kota Tenom, di desa ”Baru Jumpa”, jalan yang ada adalah jalan setapak, kemudian kami melewati jembatan yang sudah tersambar banjir, sehingga dimalam gelap itu kami melewati sungai dengan jembatan dua potong kayu kasau. Bergoyang itu pasti, ngeri tentu tidak, hanya takut kecemplung ke sungai saja tetapi itu pengalaman yang cukup indah. Karena kami tamu dari Indonesia, tuan rumah dan para jemaat sangat senang menyambut kami, banyak hal yang mereka tanya dan ingin tahu, sebab sebenarnya mereka juga berasal dari Indonesia sebelum Malaysia merdeka.


Setelah selesai persekutuan, kami dijamu dengan berbagai makanan khas Sabah, bukan makan berat tapi di Indonesia kami belum pernah temukan makanan tersebut. Hari ini perjalanan kami cukup melelahkan, siang setelah sampai di Tenom kami langsung dibawa ke Pabrik kopi, kebun raya Tenom, dan malamnya persekutuan rumah tangga, jadi cukup alasan untuk tidur yang nyenyak.

Perjalanan berikutnya adalah menuju ke Sumatera Utara, kota Medan, Pemantang Siantar, Sibolga, Pekan Baru, (Jambi ?) pada tahun 2009. Doakan agar Pengurus Alumni Pusat boleh menjadi berkat . Sampai ketemu.

Ucapan Terimakasih

Kami alumni SAAT yang ada di Sabah sangat berterima kasih atas kunjungan kerja para pengurus SAAT pusat ke Sabah pada 23 – 28 May 2008 yang lalu.Ketua Ev. Tjhay Suk Hui, Pdt. Yusman & ibu (pak Yusman trims ya oleh-olenya) dan Pdt. Jo Lukas. Kunjungan kalian menjadi berkat buat kami disini, dan tahun depan datang lagi ya… sekaligus membantu pelayanan..kotbah, seminar, dll.

Atas nama alumni SAAT di Sabah ; Bishop Thomas Tsen, Ps. Laura, Ps. Lucy Kumala, Ps. Inge Tan, Pdt. Marunsai Dawai, Pdt. Joseph Daang, Ps. Rajiman, Pdt. Lukas Amat,
Pdt. Daniel Taie, Pdt. John Budiman, Ev. Gwendeline Ng, Ps. Petoh & Natalie (China)..
shalommmm…Tuhan memberkati.

Pindah ladang pelayanan:

1. Pdt. Musa Salomo sudah pindah ladang yang baru, dengan alamat sbb :

Gereja      :  GSRI Kartini(Gereja Santapan Rohani Indonesia Kartini)

Alamat      : Jln. Kartini VI No. 2, Jakarta

Telp         :  6390933; Fax : 6287715

Alamat rumah : Jln. Kartini VII A No. 9, Jakarta

Telp         : 6299411   HP : 08192580526

2. Ev. Lim Kok Hwa telah pindah pelayanan, saat ini berada di Gereja Kristen Baptis Jakarta Jalan Samanhudi no 22. Jakarta 10710.

3. Ev. Harto

Pos Jemaat GKI Pudakpayung

Jl. Perintis Kemerdekaan No. 19.

Telp. 024-7473876

Semarang

Surat-menyurat mohon dialamatkan ke:

Ev. Harto

Jl. Garuda No. 22

Telp. 024-76910870. email. Suharto @telkom.net

UNGARAN – 50514

4. Pdt.Yonathan Wiajaya Lo saat ini sedang menemani isteri studi di USA

Berita Penahbisan

Berita sangat gembira, rekan kita

1. Ev. Hadi P.Saharjo telah ditahbiskan sebagai pendeta GMII pada tanggal 30 Januari 2008 jam 11.00 di Batu Malang Jatim.

2. Pnt. Ponco Trihandoko, S.Th, ditahbiskan menjadi pendeta GKI Blora, pada Senin tanggal 18 Februari 2008.

3. Ev. Edy Sujanto ditahbiskan menjadi Pendeta Agape Evangelical Church (AEC) Philadelphia Amerika. Di tahbiskan pada hari Sabtu tgl. 16 Februari 2008.

4. Ev.Samgar Theophilus ditahbiskan menjadi pendeta pada  tanggal 31 Maret 2008 di GKKK Taman Kopo Indah Bandung

5. Ev.Andrias Hans akan ditahbiskan dalam jabatan   Pendeta di Gereja Injili Agape pada tgl 12 April 2008 di Gereja Injili Agape jalan Elang no 17 Bandung

6. Ev. Inge Wibowo menerima penahbisan ke dalam jabatan Pendeta di Gereja Kristen Kalam Kudus Solo pada taaggal 28 April 08   di Solo.

7. Ev. Linda Dewi telah ditahbiskan menjadi Pendeta Gereja Methodist Indonesia di Palembang tgl.

8. GI. Frans Lie dari GKY Jemaat Palembang.

9. GI. Dedy Wikarsa dari GKY Jemaat Mangga Besar / Kelapa Gading

10. GI. Andreas Himawan dari STT Amanat Agung

11. GI. Gabriel Kadarusman Gofar dari GKY Jemaat Mangga Besar / Denpasar

12.GI Jonathan  Lo Wijaya dari STT Amanat Agung

Penahbisan dilakukan pada tanggal 2 Juni 2008 di GKY Jemaat Mangga Besar, Jakarta.

Segenap Pengurus Persekutuan Alumni SAAT Pusat, mengucapkan, SELAMAT kepada Saudara-Saudari Alumni yang telah ditahbiskan kedalam jabatan Pendeta di Gereja masing-masing. Doa dan harapan kami Tuhan Yesus kepala Gereja memakai Saudara sekalian lebih heran dan ajaib dalam tugas suci menggembalakan domba-domba pilihan Allah. Tuhan memberkati.

13. Selamat Kepada Ev. Fany Madayanto (Masta 1996) yang telah ditahbiskan menjadi pendeta di GKI Sul Sel dengan tugas pelayanan di Palu, pada tgl. 18/08/2008..

Kami menyatakan turut berdukacita atas kedukaan yang terjadi dalam keluarga Saudara:

“TUHAN yang memberi,TUHAN yang mengambil,terpujilah nama TUHAN”.(Ayub 1:21b).

1. Telah berpulang ke rumah Bapa di Surga Bp.Sie Kok Hoe (Basuki Harjo) pada
hari Kamis,17 Januari 2008, jam 04.00 di RSU Tulung Agung-Jatim. Beliau adalah AYAH dari Pdt. Agung Andisusilo (masta 1996) pelayanan di GKII Tebing Tinggi, SUMUT.
Untuk menyatakan simpati kepada teman kita ini dapat menghubunginya ke 0816333478.

2. Telah berpulang ke rumah Bapa Sorgawi ibunda Pdt. Paul Hidayat (PPA) pada tgl 15 Januari 2008 dan jenazah telah dikebumikan Tgl 18 Januari 2008.

3. Mewakili keluarga besar Saud di Medan, Pdt.Saumiman Saud mengucapkan terima kasih kepada anda semua atas ucapan duka,via sms,telpon dan email atas meninggalnya mama kami, almarhumah Tan Li Ly  pada tanggal 12 April 2008 yang lalu dan telah dikremasi 15 April 2008.

4. Kami atas nama segenap pengurus Alumni SAAT menyatakan turut berdukacita atas meninggalnya suami Merry Chuang (Masta 80) di Hong Kong, pada tgl 25 Januari 2008 dan telah dikremasikan pada hari Kamis, tgl 14 Februari 2008. Kepada rekan-rekan alumni,  mohon dukungan doa untuk Merry Chuang dan kedua anaknya. Kiranya Tuhan memberikan penghiburan kepada mereka.

5. Ayah dari Ev. Rolan Sipahutar telah meninggal dunia pada 8 Februari 2008, pk 23.40 di Medan.  Kontak hp dapat menghubungi Rolan di 081387132526.

6. Almarhumah Ruth Tanoni telah meninggal dunia pada hari Jumat 13 Juni 2008 di Kupang. Beliau adalah ibunda dari Ev. Esther Moningka (Ibu Mertua Pdt. Noch Moningka) Kebaktian Pemberangkatan jenazah sampai pemakaman telah dilayani oleh Pdt. Yanvantius Tulai.

7. Ayahanda dari Ev. Soni Tunggamoro Putra pada tgl. 29 Mei 2008 [pk.04.00] Ibadah Misa Requim: Jumat, 30 Mei 2008, pk. 19.30 Dimakamkan pada tgl. 31 Mei. 2008.

8. Papa dari Ev Bedjo (Cun-cun) [Univ. Petra]  meninggal dunia Kamis (tgl.?) pk. 01.00 dan disemayamkan di Adijasa, Surabaya. Silakan menghubungi Cun-cun di 08197930390

9. Ibunda dari Pdm. Maria Liem, dari GKMI Kenari (Kudus) yang sekarang melayani di Pelangi Kristus, telah meninggal dunia dan telah dikebumikan.


10. Ayahanda dari Pdt. Vonny Samuel telah dipanggil Tuhan dan jenazah disemayamkan di rumah duka Husada ruang Q-R. Hari Senin, tgl 11 Feb 2008 Pk.09.00 telah dikebumikan. Atas nama Pengurus Alummi SAAT, kami menyatakan turut berdukacita. Kiranya Roh Tuham memberikan penghiburan kepada keluarganya.

11. Ibunda Almh. Jenny Wongka dan Pdt. Peter Wongka, yang sedang di Indonesia; telah dipanggil Tuhan di Makassar. Tuhan kiranya menghibur dan menabahkan keluarga besar Wongka yang ditinggalkan.


12. Telah di panggil Bapa di Surga mama/ibunda dari Ev. Anne Kertadjaja  (yayasan Eunike) tgl. 15 Agustus 2008, dan disemayamkan di Husada, Jakarta. No HP Ev Anne 08121199950 tlp 021-4894506.

Yang Pulang ke Sorga   Lebih Dulu.

Kami turut berduka atas meninggalnya Ev. Mary Arifin (1968) Istri
dari Pdt. Micha
el Hendra Arifin (1968) di Yogyakarta. Tgl 23/7/08. pagi jam 05.15.
Kontak hp 081227107171. Kiranya Tuhan Yesus Gembala Agung yang
memberikan penghiburan Maz 23.

Doa Saudara sangat diharapkan oleh:

1. Sampai hari ini keadaan ibu Ev. Mary Go masih sangat lemah diatas kursi roda, setelah selesai study di USA, beliau sempat mengajar di SAAT, kemudian di SBC selama 24 tahun. SBC telah mengadakan kebaktian untuk penghargaan bagi pelayanan ibu Mary Go. Kebaktian dihadiri oleh mantan murid-muridnya dan keluarga.

Keadaan terakhir di Surabaya, masih terus berobat, doakan agar beliau dapat bertahan dalam kondisinya sekarang, doakan agar mujizat terjadi dan kesehatannya bisa pulih kembali.

2. Ev. Esther Moningka, saat ini bersama suami (Pdt. Noch Moningka) pelayanan di GKKK Pekan Baru, doakan agar kropos tulang belakang boleh disembuhkan Tuhan dengan darahNya yang berkuasa.

Surat dari anak Pdt. Tona Aro Dohona di Nias.

Syalom,
Saya, Eva, anak dari Pdt. Tona Aro Dohona S.Th, papa saya juga alumni dari SAAT, selama ini, saya yang mengecek email papa untuk memenuhi hobby-nya korespondensi.
Pada hari Rabu, 30 Januari 2008 jam 7.05 pagi kemarin, papa dipanggil Tuhan.
Sebelumnya papa memang sudah terserang stroke pada bulan April tahun 2000 yg lalu, selama ini berobat jalan, kurang lebih 8 tahun di rumah.

Selama waktu yang cukup lama itu, papa senantiasa setia pada Tuhan, kuat dan tabah menerima sakit yang diijinkan Tuhan terjadi padanya. perjuangannya selama 8 tahun di rumah, bukanlah perjuangan yang mudah…tapi papa tetap sabar melalui hari-harinya. Selama ini papa masih bisa mengarahkan dan merencanakan masa depan kami, tapi terkadang sedih karena kondisi fisiknya tidak memungkinkan dia berbuat banyak untuk keluarga dan orang lain.

Pada hari senin 28 Jan 2008, papa mulai mengeluhkan penyakitnya yang semakin parah… di mulai dari bintik-bintik merah yang gatal seperti alergi di seluruh badannya, kemudian mulai terjadi pembengkakan di wajah, sampai-sampai matanya tidak dapat dibuka. Tekanan darahnya juga sudah tidak terdeteksi saat ditensi, keesokan harinya, papa lebih menderita lagi karena kesulitan menelan, terasa perih di tenggorokan, tidak bisa lagi duduk atau mempertahankan kepalanya tetap tegak…hanya bisa terbaring di tempat tidur. Kami sekeluarga yang merawat sangat sedih melihat kondisi papa seperti itu, saat dokter ke rumah memeriksa, dia mengatakan kondisi papa sudah sangat parah. Sudah terjadi pembengkakan jantung, gagal fungsi ginjal, gangguan paru, dan gula darah yang membludak, kami di sarankan agar segera membawa papa opname di RS, tapi melihat kondisi papa yang sangat lemah, sulit sekali untuk mengangkat dan memindahkannya. Dan papa juga sudah berpesan supaya tidak membawanya ke RS, kalau penyakitnya sudah sangat parah. Kami senantiasa berada disisinya dan berdoa, memohon pada Tuhan untuk memberi yang terbaik…seberapa penderitaan yang bisa ditanggung oleh papa dan seberapa juga beban yang mampu kami tahan untuk merawatnya.

Kami sekeluarga masih tetap berharap papa bisa sembuh, karena kami melihat semangatnya untuk sembuh itu besar sekali. Dia berkata:”saya akan sehat, saya akan ditolong Tuhan…” Dan walaupun dia sangat kesakitan untuk menelan, dia masih terus meminta obat untuk diminum, semalaman kami terus berkomunikasi dengan papa dan mengajak ia berdoa terus, hingga pukul 6 pagi, nafas papa mulai sesak dan tinggal satu per satu. kami sekeluarga memegang tangannya dan berdoa bersama, sesaat setelah kami selesai berdoa, papa akhirnya menutup mata untuk selama-lamanya.

Kami berbahagia karena papa meninggal di dalam Tuhan, dia sudah sembuh dari segala penyakit dan sudah terlepas dari segala penderitaan di dunia. Pdt. Em. Tona Aro Dohona meninggalkan 1 istri, 1 putri (sudah kerja), 1 putra (mahasiswa Theologi ITA Lawang Jatim) pada hari Jumat, 1 Feb 2008, jenazah papa dikebumikan dan semua kegiatan pemakamannya berjalan lancar oleh karena pertolongan Tuhan. Kami mengucapkan terimakasih untuk semua dukungan doa dan moril dari Bpk/Ibu Alumni selama ini untuk papa saya, dan juga untuk para alumni SAAT yang telah menyampaikan tanda turut berdukacita untuk papa kemarin.

Kami juga memohon Bpk/Ibu untuk dapat terus mendukung kami dan keluarga yang ditinggalkan papa dalam doa.Tuhan yang Pengasih akan membalas segala kebaikan Bapak/Ibu.

Yang Berbahagia

Telah lahir putri kedua dari keluarga Ev. David Nugroho Purnomo 0813.94.690.680 Ev. Aysha Sukirdjadjaja 0816.4393.553 Carissa Eukairin Purnomo 022-540.4972

Yang diberi nama : ”Benedicta Eucharistin Purnomo” Lahir 12 Mei 2008 pk 23.00
Puji Tuhan, baik Ibu dan anak dalam keadaan sehat dan baik.

Yang Menikah

1. Ev. Bachtiar Sihombing telah melangsungkan pernikahannya dengan Ev. Livia pada tanggal 08-08-08 di Surabaya.

2. Ev. Inge Adriana dengan Ev Tjongkie yang sudah melangsungkan pernikahannya pada tanggal 08-08-08 (Di mana ya?)

3. Ev. Nenny Simamora dengan Ev. Rusmanto Satir telah melangsungkan pernikahannya pada tgl 5 Juli 2008

4. Ev. Surya Sudipan telah menikah dengan Ev. Elizabeth Sriwulan (STTAA) saat ini melayani di STTAA. Pada tgl 7 Juni 2008 telah melangsungkan pernikahannya di Jakarta



  • seniwati: TETAP SEMANGAT ......
  • seniwati: SELAMAT YA PAK... KASIH DAN HIKMAT TUHAN MENYERTAI SENANTIASA SORI BARU TAHU... NIH...
  • yayah Ishak: puji Tuhan sekarang saya dapat informasi almamater dan seputar melalui milis ini. thanks